Komponen Tata Kelola TI

MANAJEMEN-TI.COM – Pada tulisan sebelumnya telah dijelaskan apa itu Tata Kelola TI itu. Bahwa tata kelola TI itu secara umum dapat didefinisikan sebagai sebuah sistem atau mekanisme yang diterapkan pada sebuah organisasi untuk memastikan bahwa Teknologi Informasi yang diterapkan pada organisasi tersebut dapat memberikan manfaat/nilai yang optimal, risiko-risiko terkait TI dapat dikelola dengan baik, serta sumber daya TI yang digunakan dapat dikelola secara bertanggung jawab.

Jika melihat definisi seperti tersebut diatas, baru memuat tujuan dari penerapan tata kelola TI pada sebuah organisasi, yaitu agar nilai/manfaat dari TI dapat direalisasikan, risiko-risiko terkait TI dapat dikelola dengan baik, dan sumber daya  TI dapat dikelola secara bertanggung jawab. Pertanyaan yang muncul berikutnya adalah lalu tata kelola TI itu wujudnya seperti apa? Atau apa saja yang membentuk sebuah sistem tata kelola TI itu? Tulisan kali ini menjelaskan apa sih komponen-komponen yang membentuk sebuah sistem Tata Kelola TI itu?

Komponen Tata Kelola TI Menurut COBIT 4.1 (IT Governance Institute)

Komponen tata kelola TI menurut COBIT 4.1 dapat diturunkan dari definisi Tata Kelola TI (IT Governance) nya sebagai berikut:

IT governance is the responsibility of executives and the board of directors, and consists of the leadership, organisational structures and processes that ensure that the enterprise’s IT sustains and extends the organisation’s strategies and objectives.

Menurut definisi COBIT 4.1 diatas, maka tata kelola TI itu terdiri atas 3 (tiga) komponen, yaitu:

  • Kepemimpinan (leadership);
  • Struktur Organisasi;
  • Proses-proses

Kepemimpinan berkaitan dengan bagaimana mekanisme pengambilan keputusan terkait TI yang berlaku di organisasi tersebut. Bagaimana organisasi dapat mengawal pemanfaatan TI di organisasi tersebut sedemikian sehingga dapat tercapai tujuannya.

Kemudian komponen kedua berkaitan dengan desain dari mesin yang digunakan untuk menggerakkan orang-orang yang dikelola organisasi tersebut. Termasuk bagaimana pembagian tugas dan tanggung-jawabnya, kualifikasi dan kuantitas SDM yang dibutuhkan, dan sebagainya.

Dan komponen tata kelola TI yang ketiga adalah proses-proses yang dijalankan oleh struktur organisasi dan personil yang dialokasikan padanya. Proses-proses TI ini kemudian didefinisikan oleh COBIT 4.1 terdiri atas 34 proses yang dikelompokkan pada 4 area (domain), yaitu: (1) Perencanaan dan pengOrganisasian; (2) Penyediaan dan Implementasi; (3) Penyajian dan dukungan layanan; dan (4) Monitor dan evaluasi.

domain proses tata kelola TI dalam COBIT 4.1
Domain proses dalam COBIT 4.1

Jadi apakah komponen dari tata kelola TI itu? Menurut COBIT 4.1, komponen tata kelola TI itu ada 3 seperti disebut diatas, yaitu: kepemimpinan, struktur organisasi, serta proses-proses TI yang dijalankan.

Komponen Tata Kelola TI Menurut COBIT 2019

Dalam perkembangan bisnis dan TI yang begitu dinamis dan cepat berubah, maka kerangka kerja seperti COBIT pun dituntut untuk selalu melakukan evaluasi dan penyesuaian-penyesuaian. Sehingga pada tahun 2012, ISACA mengeluarkan rilis baru dari COBIT yaitu COBIT 5 yang menggantikan COBIT 4.1. Perubahan yang dilakukan cukup banyak dan signifikan terhadap rilis COBIT sebelumnya.

[Baca juga: Dulu COBIT 4.1, Sekarang COBIT 5: Apa Bedanya?]

Dan baru-baru ini, di awal tahun 2019 ini ISACA kembali mengeluarkan rilis baru dari kerangka kerja COBIT ini yang mereka namakan COBIT 2019.

[Baca juga: 2019 Ganti COBIT 2019! Apa Bedanya?]

Kembali pada komponen tata kelola TI yang dibahas pada tulisan ini, bagaimana COBIT 2019 menjelaskannya?

COBIT 2019 menjelaskan bahwa komponen sebuah sistem tata kelola TI itu terdiri atas 7 (tujuh) item, yaitu:

  • Proses-proses

Menjelaskan serangkaian praktik dan aktifitas-aktifitas yang dilakukan untuk mencapai tujuan masing-masing tertentu. Proses-proses ini saling terkait satu dengan lainnya yang secara keseluruhan dilakukan untuk mencapai tujuan TI organisasi.

  • Struktur organisasi

Yang terdiri atas entitas-entitas yang dirancang untuk menjalankan proses-proses dalam organisasi.

  • Prinsip-prinsip, kebijakan-kebijakan, dan kerangka-kerangka kerja

Yang merupakan pedoman praktikal dalam pengelolaan organisasi sehari-hari.

  • Informasi

Pada era seperti sekarang informasi ini begitu membanjir di setiap organisasi, baik yang diproduksi sendiri ataupun digunakan oleh organisasi. Dalam hal ini COBIT fokus pada informasi yang dibutuhkan untuk berfungsinya sistem tata kelola TI pada organisasi.

  • Kultur, etika, dan kebiasaan

Aktifitas-aktifitas dalam tata kelola dan manajemen TI perlu memerhatikan kultur, etika, dan kebiasaan-kebiasaan yang berlaku pada organisasi yang akan menerapkannya. Kurangnya perhatian terhadap komponen ini dapat membahayakan sistem tata kelola secara keseluruhan.

  • Orang, keterampilan dan kompetensi

Seluruh aktifitas yang dilakukan dalam sistem tata kelola TI organisasi sangat bergantung pula kepada siapa yang melakukannya. Kualitas pengambilan keputusan hingga eksekusi sangat bergantung pula pada kualitas orang-orang yang melakukannya.

  • Layanan, infrastruktur dan aplikasi

Merupakan alat yang membantu organisasi dalam menjalankan aktifitas-aktitifas tata kelola dan manajemen TI yang dibutuhkan. Hal ini karena sebagian aktifitas penting organisasi tidak hanya dijalankan oleh orang-orang saja tapi juga dengan bantuan layanan-layanan, infrastruktur, dan sistem aplikasi ini.

Komponen Tata Kelola TI
Klik pada gambar untuk menyimak video singkat tentang komponen pembentuk sistem tata kelola TI

Komponen-komponen tersebut ada yang bersifat generik dan ada pula yang bersifat varian atau dapat dirancang sesuai kebutuhan spesifik organisasi.

Jadi demikianlah komponen-komponen yang membentuk sebuah sistem Tata Kelola TI menurut COBIT 2019. Sudah semakin jelas? Jika ada pertanyaan, silahkan sampaikan pada bagian komentar dari video berikut: Komponen Pembentuk Sistem Tata Kelola TI. Karena tulisan ini disarikan dari penjelasan pada video tersebut diatas. Semoga bermanfaat. [mti]