Ulang tahun 9 tahun Bukalapak

(oleh: Fajrin Rasyid, Co-Founder & President Bukalapak)

MANAJEMEN-TI.COM — “Aku mau join fulltime Zak

Begitu kata-kata saya kepada Zaky di akhir tahun 2010 atau sekitar delapan tahun lalu. Saat itu saya masih bekerja di BCG namun sudah setahun lebih ikut membantu Zaky sebagai advisor di bisnis IT yang ia kembangkan.

Pada saat itu, Bukalapak sudah diluncurkan sekitar setahun namun belum menjadi perusahaan sendiri. PT Kreasi Online Indonesia, atau lebih dikenal dengan nama Suitmedia, adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultasi IT, namun juga mengembangkan produk-produk IT sendiri di sela-sela aktivitas bisnis. Salah satu produk IT yang hingga sekarang masih ada itulah Bukalapak.

Bukalapak versi pertama
Tampilan Bukalapak Versi Pertama

Zaky terkejut namun senang. Ia bertanya-tanya mengapa saya mau meninggalkan karir yang baik di BCG. “Is this something that you really want to do for the rest of your life?”, begitu kata salah seorang di BCG ketika saya mengutarakan niat dan alasan untuk resign.

“Saya tidak tahu kalau ini akan menjadi sesuatu yang ingin saya lakukan sampai tua, tetapi saya tahu kalau ini yang ingin saya lakukan sekarang”, begitu kurang lebih jawaban saya. Akhirnya secara resmi saya mengundurkan diri dari BCG dan memulai beraktivitas fulltime di Suitmedia (dan berarti juga Bukalapak) pada akhir bulan April 2011.

Fajrin hari pertama bukalapak
Fajrin Rasyid hari pertama bekerja di Bukalapak

Di saat yang sama, saya dan Zaky bertemu dengan seseorang yang awalnya merupakan calon klien untuk bisnis jasa konsultasi IT kami. Namun, begitu kami menyampaikan presentasi terkait credential kami termasuk Bukalapak, pembicaraan justru berbelok ke arah produk ini. Ternyata orang ini tertarik untuk berinvestasi di bisnis berlandaskan produk IT. Calon klien ini pun berubah menjadi calon investor.

[Baca juga: Tiga Pesan Pendiri Bukalapak untuk Mahasiswa ITB]

Jadilah di bulan pertama saya bekerja di Suitmedia/Bukalapak, saya mengerjakan hal yang mirip dengan di BCG, yakni membuat presentasi. Bedanya, di sini saya membuat presentasi untuk perusahaan kami sendiri, Bukalapak.

Alhamdulillah, proses pitching kepada calon investor ini berjalan relatif lancar. Selang dua bulan kemudian, di bulan Juli 2011, kami mengumumkan memperoleh pendanaan dari Batavia Incubator. Di bulan September 2011, PT Bukalapak.com resmi berdiri.

Bukalapak corporate plan
Cover presentasi bukalapak tahun 2011

Hari ini, Bukalapak alhamdulillah berulang tahun ke-9 (dihitung dari pertama kali website Bukalapak diluncurkan). Looking back, banyak sekali hal yang menggembirakan maupun sebaliknya. Banyak momen-momen positif, banyak pula momen-momen yang membuat saya merasa down. Namun overall, saya sangat bersyukur membuat keputusan tersebut dan menjadi bagian dari perjalanan ini.

Ibarat manusia, usia 9 tahun itu masih kanak-kanak. Kami mungkin masih sering membuat kesalahan-kesalahan silly, tetapi kami berharap bisa terus belajar dari kesalahan-kesalahan itu dan terus memperbaiki diri ke arah yang lebih baik. Kami memiliki visi besar dan kami berdoa agar seiring waktu, kami dapat melangkah lebih dekat ke arah tersebut.

[Baca juga: Presiden Bukalapak Luruskan Soal Dominasi Produk Impor]

Pada akhirnya, impian kami tidak akan terwujud tanpa dukungan dari Anda semua.

Terima kasih kepada jutaan pelapak yang terus menemani kami.

Terima kasih kepada karyawan — kini jumlahnya mencapai ribuan — yang terus bersama-sama menjadikan visi kami selangkah lebih dekat.

Terima kasih kepada investor dan pemegang saham yang percaya dan senantiasa mendukung kami.

Terima kasih kepada partner bisnis yang tumbuh bersama kami — mulai dari bank dan lembaga keuangan, perusahaan pengiriman, brand-brand, perusahaan penyedian layanan produk virtual, vendor-vendor, dan lain sebagainya.

Terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah meliput dan menganalisis segenap aktivitas kami.

Terima kasih kepada seluruh stakeholder terkait mulai dari pemerintah, asosiasi, kampus, maupun partner lain yang secara langsung maupun tidak langsung berinteraksi dengan kami.

Dan tentunya, last but not least, terima kasih kepada seluruh pelanggan Bukalapak yang setia dan terus memberi kepercayaan kepada kami.

Rintik hujan turun yang turun di pagi hari ini mudah-mudahan membawa berkah bagi kita semua. Dan mudah-mudahan, ke depan Bukalapak dapat terus menerobos batas untuk membawa berkah bagi sebanyak-banyaknya pihak. Amin.

Jakarta, 10 Januari 2019. [mti/sumber: media.com]