mesin pencari google di Apple

Manajemen-ti.com — Walaupun sistem operasi besutannya, Android, merupakan musuh bebuyutan dari iOS buatan Apple, namun hingga kini perangkat-perangkat Apple diperkirakan menyumbang separuh dari pemasukan Google dari sektor mesin pencari mobile.

(Baca juga: Studi: Kinerja iPhone Kalah Jauh dibanding Android?)

Hal ini membuat Google sulit untuk tidak cinta pada perangkat produksi Apple, khususnya iPad dan iPhone. Bahkan, seperti diberitakan oleh CNBC, raksasa Silicon Valley tersebut bersedia membayar uang sebesar 3 milyar dollar AS hanya agar Google Search tetap menjadi default di iPhone dan iPad. Jumlah ini berarti kurang lebih setara dengan 40 triliun rupiah.

Jumlah yang dibayar Google itu juga berarti telah menyumbang 5 persen pemasukan dari total laba operasi Apple tahun ini.

Namun demikian, diperkirakan ada tiba saatnya nanti Google akan menghentikan kerja samanya dengan Apple. Hal ini karena perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs tersebut pastinya akan terus meminta peningkatan pembayaran tiap tahunnya.

Google search telah menjadi mesin pencari utama pada iPhone sejak produk tersebut pertama kali diluncurkan. Walaupun demikian, Apple telah menghapus YouTube dan Google Maps dari iOS sejak iOS 6 diluncurkan.

Apple lebih memilih menggunakan produk sendiri yaitu Apple Maps untuk iPad dan iPhone. Namun tidak demikian dengan mesin pencari yang masih mengandalkan Google dalam pengaturan defaultnya. Walaupun jika diinginkan, pengguna bisa menggantinya di menu Safari.[manajemen-ti]