go-pay go-jek

Manajemen-ti.com – Layanan Go-Pay yang berjalan di atas platform layanan Go-Jek telah membuktikan dirinya sebagai salah satu penyedia layanan e-wallet terkemuka di Indonesia, negara terbesar di Asia Tenggara. Hal ini setelah baru-baru ini mereka menerima penghargaan dari Bank Indonesia di Jakarta.

Go-Pay memenangkan penghargaan tersebut atas keberhasilannya dalam mempromosikan masyarakat nirtunai (cashless society), inklusi finansial dan pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

(Baca juga: Benarkah Alibaba Suntik Tokopedia Trilyunan Rupiah?)

Penghargaan ini diserahkan sendiri oleh Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo. Go-Jek adalah startup sensasional pertama di Indonesia.

Melalui rilis media resmi BI, Agus memberikan pernyataan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan sinergi antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), untuk memfasilitasi percepatan pertumbuhan ekonomi melalui inovasi finansial.

Even penghargaan oleh Bank Indonesia ini diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap inovasi-inovasi fintech dengan tujuan mempercepat inklusi finansial.

Presiden Go-Jek Andre Soelistyo, yang menghadiri penyerahan penghargaan tersebut mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas usaha dan energi yang dikeluarkan oleh segenap karyawan Go-Jek, lebih dari partner pengendara, dan juga lebih dari 100 ribu UKM yang terlibat dalam platform Go-Jek, yang terus mempromosikan masyarakat nirtunai melalui Go-Pay.

“Sebagai satu-satunya e-wallet yang menerima penghargaan dari Bank Indonesia, kami sangat bangga dengan penghargaan ini. Ini akan memotivasi kami untuk memberikan layanan-layanan digital finansial yang lebih inovatif untuk membantu para pelanggan kami dalam meningkatkan produktifitasnya dalam kebutuhan sehari-harinya dan lebih penting lagi untuk membantu UKM dan partner pengendara kami dalalam meningkatkan kesejahteraan finansialnya,” kata Andre.

Adapun CEO Go-Jek Nadiem Makarim mengatakan, “Kami sangat tersanjung untuk menerima penghargaan ini dari Bank Sentral Indonesia. Kami sangat gembira melihat mayoritas transaksi Go-Jek saat ini sudah nirtunai.”

Go-Jek telah diunduh oleh lebih dari 44 juta kali hingga Juni 2017 yang lalu.

“Dengan dukungan baru dari regulator Indonesia ini, Go-Jek dan perusahaan teknologi lokal lainnya dapat benar-benar mentransformasikan peluang-peluang ekonomi dari setiap bangsa Indonesia. Sebagian besar mitra kami sebelumnya belum bankable sebelum bergabung dengan Go-Jek. Saat ini, mereka tidak hanya bankable, mereka juga memiliki kemudahan akses kepada asuransi, pinjaman dan bahkan pegadaian yang terjangkau.

“Terima kasih banyak kepada para mitra institusi finansial kami yang telah bekerja keras bersama kami untuk membuat hal ini menjadi mungkin. Kami selalu terbuka untuk kolaborasi baru dengan institusi finansial untuk mengantar kita ke sebuah era baru inovasi finansial di Indonesia,” lanjut Nadiem.[af/digitalnewsasia]